tempat yang digunakan untuk melaksanakan khutbah dinamakan

Collectionpada java. May 02, 2017. Collection adalah suatu objek yang bisa digunakan untuk menyimpan sekumpulan objek. Classclass Collection diletakkan dalam package mempunyai dua interface utama yaitu Collection dan Map. Collection terbagi menjadi 3 kelompok yaitu Set, List dan Map. kepadaNya di dalam sujud, maka tempat melaksanakan shalat diambil dari kata sujud (yakni masjad = tempat sujud). Mereka tidak perkembangan berikutnya lafazh masjad berubah menjadi masjid, yang secara istilah berarti bengunan khusus yang disediakan untuk shalat lima waktu. Berbeda dengan tempat yang digunakan untuk shalat „Id atau Dalammenjelaskan sifat-sifat orang bertakwa dan sifat-sifat seorang beriman hakiki, Hadhrat Masih Mau'ud (as) bersabda bahwa mereka ialah yang melaksanakan shalat dan menegakkannya. Seorang Muttaqi sedapat mungkin menegakkan shalatnya. Artinya, ketika keadaan shalatnya mengalami kejatuhan, ia tegakkan lagi. semangatgospel adalah semangat bangsa barat menduduki indonesia adalah untuk (Jawaban Soal Terbaru 2022) majapahit mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan raja (Jawaban Soal Terbaru 2022) lambang bahaya untuk suatu bahan yang dapat mengiritasi kulit adalah (Jawaban Soal Terbaru 2022) kabinet parlementer yang pertama kali terbentuk dipimpin oleh (Jawaban Soal Terbaru 2022) beda Arafah Mina dan Muzdhalifah adalah tempat wajib bagi jamaah haji. Di tempat-tempat suci itulah kalimat-kalimat talbiyah dan thayibbah terus digelorakan hingga menembus langit. Gelora Arafah, Muzdalifah dan Mina semata-mata untuk mengharapkan Keridhaan-Nya dan menjadi haji yang mabrur. Berikut ini penjelasan tentang Arafah, Mina dan Muzdhalifah Ajin Partnersuche Für Ledige Zeugen Jehovas. Web server is down Error code 521 2023-06-16 173850 UTC What happened? The web server is not returning a connection. As a result, the web page is not displaying. What can I do? If you are a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you are the owner of this website Contact your hosting provider letting them know your web server is not responding. Additional troubleshooting information. Cloudflare Ray ID 7d84d429ae810b5f • Your IP • Performance & security by Cloudflare Tempat yang digunakan untuk melaksanakan khutbah dinamakan? Kursi Mihrab Mimbar Meja Semua jawaban benar Jawaban C. Mimbar. Dilansir dari Ensiklopedia, tempat yang digunakan untuk melaksanakan khutbah dinamakan mimbar. RekomendasiLapangan/ tempat yang digunakan untuk lari dinamakan? Berikut jawaban dari pertanyaan "lapangan/ tempat yang digunakan untuk lari dinamakan?"Salah satu perkara sunat Khutbah Jumaat ialah disampaikan di… Berikut jawaban dari pertanyaan "salah satu perkara sunat khutbah jumaat ialah disampaikan di atas?"Untuk melaksanakan shalat Jum'at harus memperhatikan… Berikut jawaban dari pertanyaan "untuk melaksanakan shalat jum'at harus memperhatikan ketentuan-ketentuan khutbah jum'at, salah satunya adalah sunnah. hal-hal yang sunnah dalam khutbah jum'at antara lain adalah?"Pada saat Haji Wada Rasulullah SAW menyampaikan khutbah yang… Berikut jawaban dari pertanyaan "pada saat haji wada rasulullah saw menyampaikan khutbah yang berisi pesan-pesan kepada para sahabatnya, kecuali?"Shalat Jum'at tidak akan sah apabila tidak memenuhi… Berikut jawaban dari pertanyaan "shalat jum'at tidak akan sah apabila tidak memenuhi syarat-syarat yang sudah ditentukan berdasarkan hukum syar'i. syarat sahnya shalat jum'at adalah?"Kurva yang digunakan untuk perhitungan koefisien Gini… Berikut jawaban dari pertanyaan "kurva yang digunakan untuk perhitungan koefisien gini dinamakan?"Kata tanya dimana digunakan untuk menanyakan? Berikut jawaban dari pertanyaan "kata tanya dimana digunakan untuk menanyakan?"Kegiatan mencari data di lapangan yang akan digunakan… Berikut jawaban dari pertanyaan "kegiatan mencari data di lapangan yang akan digunakan peneliti untuk menjawab permasalahan penelitian dinamakan?"makna khutbah ialah? Berikut jawaban dari pertanyaan "makna khutbah ialah?"Seorang khatib sebelum khutbah jum’at mengingatkan kepada… Berikut jawaban dari pertanyaan "seorang khatib sebelum khutbah jum’at mengingatkan kepada para jamaah untuk tenang dan tidak tidur saat khutbah berlangsung. perilaku khatib sesuai kandungan surat?"Perhatikan pernyataan berikut!1 Membaca dzikir dan shalawat… Berikut jawaban dari pertanyaan "perhatikan pernyataan berikut!1 membaca dzikir dan shalawat kepada nabi muhammad sebanyak menyegerakan pergi ke masjid untuk melaksanakan salat jumat 3 memotong kuku, menggunting kumis, dan menyisir memakai kendaraan yang bagus mandi terlebih dahulu sebelum pergi ke membaca al-qur'an atau dzikir sebelum khutbah jumat 7 memakai pakaian yang bagus dan disunahkan berwarna mematikan…Salah satu sunah dalam khutbah shalat jumat adalah membaca… Berikut jawaban dari pertanyaan "salah satu sunah dalam khutbah shalat jumat adalah membaca surat ... . di sela-sela dua khutbah?"Tempat yang digunakan untuk olahraga lompat jauh adalah? Berikut jawaban dari pertanyaan "tempat yang digunakan untuk olahraga lompat jauh adalah?"rukun khutbah jumat yang ketiga adalah? Berikut jawaban dari pertanyaan "rukun khutbah jumat yang ketiga adalah?"Alat yang digunakan manusia untuk berpindah dari tempat satu… Berikut jawaban dari pertanyaan "alat yang digunakan manusia untuk berpindah dari tempat satu ke tempat yang lain disebut alat?" Agama IslamTempat yang digunakan untuk melaksanakan khutbah dinamakan?KursiMihrabMimbarMejaSemua jawaban benarJawaban yang benar adalah C. dari Ensiklopedia, tempat yang digunakan untuk melaksanakan khutbah dinamakan dan PenjelasanMenurut saya jawaban A. Kursi adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama saya jawaban B. Mihrab adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut lebih tepat kalau dipakai untuk pertanyaan saya jawaban C. Mimbar adalah jawaban yang paling benar, bisa dibuktikan dari buku bacaan dan informasi yang ada di saya jawaban D. Meja adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut sudah melenceng dari apa yang saya jawaban E. Semua jawaban benar adalah jawaban salah, karena setelah saya coba cari di google, jawaban ini lebih cocok untuk pertanyaan penjelasan dan pembahasan serta pilihan diatas, saya bisa menyimpulkan bahwa jawaban yang paling benar adalah C. anda masih punya pertanyaan lain atau ingin menanyakan sesuatu bisa tulis di kolom kometar dibawah. BACA JUGA Landslides in Indonesia leading geologist has explained in the media that the government should pay attention and inform villagers of the dangers of building homes on mountain slopes. The government should also consider geological and topographical conditions in the relevant areas. Indeed the government takes its duties lightly where village conditions are concerned. The inhabitants of villages should be informed regularly that cutting trees in and around a village should be prohibited. Having travelled extensively in Sumatra, Sulawesi, Kalimantan and throughout Java, I have witnessed that in and around many villages on mountain slopes no trees are visible as these were cut down a long time ago to be used as cooking fuel besides being used to construct reforestation has ever taken place and this is due to the government’s lack of education of villagers about this important issue. Geological and topographical conditions and the importance of reforestation are paramount. The government also fails to inform and teach these villagers about the danger of mountain slopes where no tree is standing are killing zones, especially in the rainy season, and natural disasters are bound to happen. It is not too late to inform villagers that reforestation is a must and that studying geological and topographical conditions in the area before constructing a home is extremely important. Ignorant villagers cannot be blamed. What is the text mainly discussed? Khutbah I اَلْحَمْدُ للهِ. اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ خَلَقَ الْاِنْسَانَ فِيْ أَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ. أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ الْعَظِيْمِ الْكَرِيْمِ. وَأَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا وَحَبِيْبَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كُنِّيَ بِأَبِي الْقَاسِمِ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهِ وَاَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ. اَمَّا بَعْدُ فَيَاأَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِلْعَالَمِينَ Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah, Takwa adalah sebaik-baik bekal untuk meraih kebahagiaan abadi di akhirat. Oleh karena itu, khatib mengawali khutbah yang singkat ini dengan wasiat takwa. Marilah kita semua selalu meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah subhanahu wata’ala dengan melaksanakan semua kewajiban dan meninggalkan segenap larangan. Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah Indonesia merupakan negara yang paling banyak tempat ibadahnya, khususnya umat muslim seperti masjid, mushala, langgar atau surau. Semuanya sangat bisa digunakan untuk ibadah sunah atau wajib, ibadah perorangan atau berjamaah. Salah satu bangunan suci yang besar dan menjadi penopang dari aktivitas agama Islam di seluruh dunia yakni masjid. Istilah masjid sebenarnya diambil dari kata sajada-yasjudu-sujudan yang berarti meletakkan dahinya di atas bumi dan orang yang melakukannya dinamakan dengan sajid baca orang yang sujud. Di dalam bahasa Arab masjid merupakan bentuk isim makan baca kata benda yang menunjukkan arti tempat yang awalnya berupa kata masjad yang berarti tempat sujud lalu berubah bentuk menjadi masjid seperti maulad yang merupakan isim zaman bacakata benda yang menunjukkan arti waktu atau masa yang berarti hari kelahiran kemudian berubah menjadi kata maulid. Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah Masjid secara etimologi berarti segala tempat yang digunakan untuk beribadah atau bisa diartikan dengan tempat sujud. Oleh karena itu secara bahasa di mana saja seseorang melakukan shalat asalkan tempatnya suci dari najis termasuk lapangan, maka tempat tersebut disebut dengan masjid. Hal ini sesuai dengan hadits nabi جُعِلَتْ لِى الْأَرْضُ مَسْجِدًا وَطَهُوْرًا “Dijadikan untukku setiap tanah yang baik masjid dan suci” Bukhari-Muslim Tetapi secara terminologi masjid adalah sebuah bangunan yang digunakan untuk shalat. Berdasarkan hal tersebut berarti suatu bangunan yang dipersiapkan secara khusus untuk digunakan sebagai tempat shalat, maka ia disebut dengan masjid. Dengan demikian istilah mushala, langgar dan surau sesungguhnya masuk ke dalam katagori masjid. Hal tersebut karena memang bangunan-bangunan tersebut dipersiapkan untuk pelaksanaan shalat. Sementara lapangan karena ia tidak berbentuk bangunan, maka tidak dapat dikatakan sebagai masjid secara terminologi, tapi boleh melaksanakan shalat di atasnya asalkan tempatnya suci. Hal ini dalam tinjauan ushul fiqih menggunakan makna urfi. Sebab dalam ilmu ushul fiqih ketika terdapat suatu hal, maka ditinjau makna syar’inya terlebih dahulu. Apabila tidak ada, maka ditinjau makna urfinya baca kebiasaan masyarakat. Sementara apabila tidak ada, maka menggunakan makna lughawi baca sisi bahasa Arabnya. Sedangkan apabila tidak ditemukan juga, maka baru menggunakan makna majazi baca kiasan. Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah Masjid yang pertama kali dibangun di muka bumi adalah masjid al-Haram yang dibangun oleh Nabi Ibrahim AS beserta anaknya Ismail. Di dalam hal ini Allah Swt berfirman إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِلْعَالَمِينَ “Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk tempat beribadat manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah Mekah yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia”.QS. Ali Imran 3 96. Ayat di atas diungkapkan sekaligus untuk membantah pernyataan orang-orang Ahli kitab yang menyatakan bahwa rumah ibadah yang pertama dibangun berada di Baitul Maqdis. Dalam kehidupan Rasulullah Saw masjid merupakan sesuatu yang sangat penting. Hal ini terlihat saat beliau melakukan hijrah ke kota Madinah. Hal yang pertama dilakukan olehnya adalah membangun masjid, yaitu masjid Quba. Oleh karena itu masjid Quba merupakan masjid yang pertama kali di bangun di Madinah dan selanjutnya diikuti dengan masjid Nabawi. Sampai sekarang masjid ini masih berdiri tegak dan umumnya dikunjungi oleh para jamaah Haji dan Umrah. Di dalam suatu Hadits, Rasulullah Saw bersabda “Shalat dua rakaat di masjid Quba sama dengan melaksanakan ibadah umrah satu kali”. HR. al-Tirmidzi. Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah Setelah Rasulullah Saw membangun masjid, kemudian Rasulullah Saw senantiasa menyeru umat Islam untuk membangun dan memakmurkan masjid. Di dalam suatu Hadits dikatakan مَنْ تَوَضَّأَ فِى بَيْتِهِ فَأَحْسَنَ الْوُضُوْءَ ثُمَّ أَتىَ إِلَى الْمَسْجِدِ فَهُوَ زَائِرٌ الله وَحَقٌّ عَلَى الْمَزُوْرِ أَنْ يُكْرِمَ الزَائِرَ “Barang siapa berwudhu di rumahnya lalu ia meyempurnakan wudhunya kemudian mendatangi masjid, maka ia adalah orang yang telah berkunjung kepada Allah Swt. Dan merupakan suatu kewajaran apabila sosok yang dikunjungi memuliakan orang yang berkunjung”. HR. Abu Daud Karena berkunjung ke masjid berarti berkunjung ke rumah Allah Swt, maka hendaklah orang yang berkunjung harus memiliki hati yang ikhlas dan semata-mata memohon pertolongan dan doa kepadanya. Hal ini sesuai dengan firman Alalh Swt وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلَا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا “Dan Sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping menyembah Allah”.QS. al-Jin7218. Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah ​​​​​​​ Dahulu, seorang ilmuan bernama Ibnu Sina apabila memiliki problem hidup dan kehidupan, maka ia senantiasa ber’tikaf di masjid untuk memperoleh solusinya. Rasulullah Saw ketika akan melakukan perjalanan Isra dan Mi’rajnya, ia memulainya dari masjid al Haram menuju masjid al Aqsha lalu menuju Sidratul Muntaha. Dari sini jelas terlihat bahwa masjid merupakan tempat suci untuk membersihkan hati. Di muka bumi ini masjid merupakan taman surga. Rasulullah Saw bersabda اِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوْا قَلْتَ يَا رَسُوْلَ اللهِ وَمَا رِيَاضُ الْجَنَّةِ ؟ قَالَ الْمَسَاجِدُ وَمَا الرَّتْعُ يَا رَسُوْلَ اللهِ ؟ قَالَ سَبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لله وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ “ Apabila kalian berpapasan dengan taman surga, maka singgahlah. Aku bertanya kepada rasulullah Saw apa yang engkau maksud dengan taman surga? Ia menjawab masjid-masjid. Dan dengan apa singgahnya wahai rasullah Saw? Rasuullah Saw menjawab Dengan membaca Maha Suci Allah dan segala puji bagi Allah dan tidak ada Tuhan kecuali Allah dan Allah Maha Besar”. HR. al-Tirmidzi. Hadits di atas mengisyaratkan apabila anda ingin masuk surga dan berada di tamannya, maka sering-seringlah anda masuk di dalamnya, melaksanakan shalat berjamaah, ber’itikaf, berdzikir dan membaca al Quran. Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah ​​​​​​​ Selain membangun masjid, umat Islam memiliki kewajiban yang lebih penting lagi, yaitu memakmurkannya. Fenomena yang terjadi di tengah masyarakat muslim Indonesia sungguh menyedihkan karena banyak masjid yang dibangun dengan mewah, tetapi jarang sekali yang mengunjungi. Saat membangun mereka bersusah-susah sampai meminta sumbangan di tengah jalan, mulai pagi sampai sore hari. Hanya saja setelah masjid selesai, maka selesai pula aktifitas di masjid. Masjid hanya ramai ketika dibangun, tetapi setelah itu sepi. Sudah merupakan tradisi di Indonesia juga di mana masjid hanya ramai saat Ramadhan dan itupun hanya di sepuluh hari pertama dan setelah itu kembali sepi. Fenomena seperti ni sesungguhnya dahulu pernah digambarkan oleh para sahabat. Diceritakan oleh Abu Hurairah ra “Suatu hari Abu Hurairah melewati pasar di kota Madinah lalu ia berdiri dan menyeru kepada orang-orang yang berada di pasar tersebut dan berkata”Wahai para penghuni pasar apa yang melemahkan kalian, modalkah? Benar wahai Abu Hurairah! Abu Hurairah berkata Kalian bisa mengambil harta warisan Nabi di masjid. Setelah berkata demikian orang-orang yang berada di pasar bergegas menuju masjid Rasulullah Saw, sementara Abu Hurairah tetap berdiri di tempat di tengah pasar. Setelah mereka kembali, mereka berkata Wahai Abu Hurairah kami telah datang ke masjid Rasulullah dan kami telah masuk di dalamnya, tetapi kami tidak melihat ada pembagian warisan. Abu Hurairah balik bertanyaKalian tidak melihat seorangpun di masjid? Mereka menjawab kami melihat hanya saja yang kami lihat sekelompok orang sedang melaksanakan shalat, sekelompok lainnya sedang membaca al Quran dan sekelompok lagi sedang melakukan ta’lim. Abu Hurairah berkata Celaka itulah sebenarnya harta warisan Rasulullah Saw. HR. al-Thabrani. بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْاٰيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَيَا فَوْزَ الْمُسْتَغْفِرِيْنَ وَيَا نَجَاةَ التَّائِبِيْنَ Khutbah II اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ الْاِيْمَانِ وَالْاِسْلَامِ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ الْأَنَامِ. وَعَلٰى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْكِرَامِ. أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْقُدُّوْسُ السَّلَامُ وَأَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا وَحَبِيْبَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَاحِبُ الشَّرَفِ وَالْإِحْتِرَامِ أَمَّا بَعْدُ. فَيَاأَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى اِنَّ اللهَ وَ مَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يٰأَيُّهَا الَّذِيْنَ أٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَ سَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلٰى أٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ فْي الْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللّٰهُمَّ وَارْضَ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ. وَعَنْ اَصْحَابِ نَبِيِّكَ اَجْمَعِيْنَ. وَالتَّابِعِبْنَ وَتَابِعِ التَّابِعِيْنَ وَ تَابِعِهِمْ اِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ. اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالطَّاعُوْنَ وَالْاَمْرَاضَ وَالْفِتَنَ مَا لَا يَدْفَعُهُ غَيْرُكَ عَنْ بَلَدِنَا هٰذَا اِنْدُوْنِيْسِيَّا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلَادِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا اٰتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِي الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذَابَ النَّارِ عِبَادَ اللهِ اِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ. يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ. وَ اشْكُرُوْهُ عَلٰى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ. وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرُ Dr. Tohirin Lc, Ketua Tanfidziah MWCNU Kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang dan pengasuh Majelis Ta'lim wa Dzikir el-Tahir Kabupaten Tangerang, Banten.

tempat yang digunakan untuk melaksanakan khutbah dinamakan