transplantasi ginjal di indonesia
transplantasi Tahun 2016 lalu di Rumah Sakit Muhammad Hosein Palembang terdapat sekitar 8 hingga 10 pasien yang masuk dalam daftar antrian tunggu untuk melakukan transplantasi ginjal (koran-sindo.com, 2016). Kurangnya persediaan organ di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kesadaran masyarakat atau keluarga pasien akan
KetuaPerhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) DIY, Iri Kuswadi menyampaikan, rumah sakit yang bisa menangani transplantasi ginjal secara mandiri pun masih sedikit. "Yang bisa menangani transplantasi ginjal mandiri hanya beberapa rumah sakit di jakarta dan RSUP Sardjito," katanya saat ditemui di Ruang Hamodialisis RSUP Sardjito, Rabu (8/3).
Transplantasiginjal di Indonesia baru dilaksanakan dari donor hidup, sedangkan transplantasi dari donor jenazah belum terlaksana. Pada 2018 di RSCM saja tercatat dari 66.433 pasien PGK yang membutuhkan TPG, hanya 108 orang yang berhasil dilakukan transplantasi.
Transplantasiginjal atau pencangkokan ginjal adalah prosedur bedah untuk mengganti organ ginjal yang telah mengalami kerusakan akibat gagal ginjal kronis stadium akhir. Ginjal yang dicangkok dapat berasal dari donor yang masih hidup atau sudah meninggal dunia. Ginjal adalah organ yang sangat penting bagi tubuh.
Jakarta CNN Indonesia -- Transplantasi ginjal telah banyak digunakan sebagai terapi pada penderita penyakit gagal ginjal. Ketimbang melakukan dialisis atau cuci darah, para dokter memang mulai menganjurkan pasiennya untuk melakukan transplantasi ginjal. Di satu sisi, mengutip Trib Live, melalui tranplantasi ginjal para penderita gagal
Ajin Partnersuche Für Ledige Zeugen Jehovas. › Transplantasi ginjal mampu meningkatkan kesehatan, kualitas hidup, harapan hidup, serta meringankan beban ekonomi keluarga dan negara. Namun, masih ada hambatan transplantasi di Indonesia. OlehATIKA WALUJANI MOEDJIONO 6 menit baca Data United Network for Organ Sharing UNOS 1987-2012, rata-rata kesintasan pasien transplantasi ginjal 12,4 tahun, sedangkan pasien cuci darah hemodialisis/dialisis peritoneal 5,4 tahun.“Transplantasi ginjal memberi tambahan rata-rata 4,4 tahun hidup untuk pasien,” kata dokter spesialis urologi Nur Rasyid dari Pokja Transplantasi Ginjal RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo RSCM, Departemen Urologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia FKUI-RSCM, dalam virtual media briefing RSCM tentang layanan transplantasi ginjal di era kebiasaan baru, Jumat 11/9/2020. Transplantasi ginjal memungkinkan penderita ginjal kronis PGK hidup lebih sehat, bisa makan dan minum seperti biasa, tidak lagi harus cuci darah, dapat beraktivitas seperti sebelum sakit, fungsi seksual dan fertilitas pulih, serta frekuensi konsultasi dokter makin lama makin transplantasi ginjal sama dengan tiga tahun hemodialisis. Bedanya, setelah transplantasi, penderita bisa hidup normal dan produktif. Karena itu transplantasi dinilai lebih ekonomis bagi keuangan keluarga maupun biaya kesehatan yang dikeluarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS Kesehatan. Saat ini, biaya transplantasi ginjal, sekitar Rp 300 juta, dicakup oleh BPJS WALUJANI MOEDJIONO Dokter spesialis urologi Nur Rasyid dari Pokja Transplantasi Ginjal RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo RSCM, Departemen Urologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia FKUI-RSCM. Foto diambil dari acara virtual media briefing RSCM tentang layanan transplantasi ginjal di era kebiasaan baru, Jumat 18/9/2020.Nur Rasyid menyatakan, angka keberhasilan transplantasi ginjal di Indonesia cukup tinggi, tidak kalah dengan Amerika Serikat, Kanada, Selandia Baru maupun negara-negara Eropa. Salah satu pasien, Leo Setiadi 66, masih bertahan. Transplantasi ginjal Leo dilakukan tim RSCM di RS PGI Cikini pada 1980 atau 40 tahun ginjal tetap dilaksanakan di masa pandemi Covid-19. Sejauh ini tidak ada penularan Covid-19 pada transplantasi ginjal. Viral load SARS-CoV-2 sangat rendah di dalam darah, tidak ada virus hidup di organ selain paru dan saluran Juni, ada 28 prosedur transplantasi ginjal yang dilakukan tim transplantasi ginjal RSCM. Sebanyak 16 transplantasi dilaksanakan di RSCM, sisanya dilakukan bersama tim dokter di beberapa rumah sakit SUCIPTO K Pasien yang menderita diabetes, dan gangguan ginjal di Rumah Sakit Dr Soegiri Lamongan, sedang menjalani cuci ketatOperasi dilakukan dengan protokol kesehatan sangat ketat. Antara lain, dokter bedah dan perawat masuk ruang operasi setelah pembiusan pasien. Saat operasi, ada filter untuk pengeluaran udara dari dalam perut pasien sehingga udara tetap Utama RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo Lies Dina Liastuti menuturkan, RSCM menerapkan protokol ketat untuk pencegahan Covid-19. Ada pemisahan antara pasien Covid-19 dan non Covid-19 yang memerlukan hemodialisis disediakan tempat khusus, yakni di Kiara Ultimate. Bagian tersebut memiliki layanan lengkap bagi pasien Covid-19 dengan berbagai penyakit penyerta komorbid.Baca juga Covid-19 Merusak GinjalTerkait transplantasi ginjal, sepanjang Januari-Maret 2020 RSCM telah melaksanakan 14 transplantasi ginjal. Sempat terhenti karena pandemi, kemudian dilakukan lagi prosedur transplantasi dengan protokol kesehatan Kepala Departemen Urologi FKUI-RSCM Irfan Wahyudi, semua tenaga medis menjalani tes usap PCR setiap 2 minggu serta setelah bertemu dengan kasus probable dan confirmed Covid-19. Pasien donor maupun penerima ginjal menjalani dua kali tes usap sebelum operasi dan sekali setelah operasi. Sedangkan tes usap untuk penunggu pasien satu hasil tes usap donor menunjukkan positif Covid-19, kata dokter ahli penyakit dalam konsultan ginjal hipertensi Maruhum Bonar H Marbun dari Pokja Transplantasi Ginjal RSCM, Departemen Penyakit Dalam FKUI-RSCM, transplantasi ginjal akan ditunda atau dibatalkan. Ada masa tunggu 28 hari sampai gejala hilang dan tes Covid-19 negatif. Penerima transplantasi ginjal juga harus dalam kondisi WALUJANI MOEDJIONO Dokter ahli penyakit dalam konsultan ginjal hipertensi Maruhum Bonar H Marbun dari Pokja Transplantasi Ginjal RSCM, Departemen Penyakit Dalam FKUI-RSCM. Foto diambil dari acara virtual media briefing RSCM tentang layanan transplantasi ginjal di era kebiasaan baru, Jumat 18/9/2020.Irfan memaparkan, transplantasi ginjal dilakukan dengan pendekatan multidisiplin dan komprehensif. Tidak hanya ahli urologi, tapi ada tim yang terdiri dari ahli anestesiologi, radiologi, kardiologi jantung, pulmonologi paru, patologi anatomi, patologi klinik, psikiatri dan ahli THT. Selain itu didukung unit hemodialisis, unit rawat inap, instalasi gizi, instalasi farmasi, kedokteran gigi, dan komisi etik. Sejak tahun 2013 lebih dari 50 prosedur transplantasi ginjal dilakukan tiap tahun di teknologi kedokteran memungkinkan pengambilan ginjal dari donor dilakukan dengan teknik laparoskopi, yakni lewat lubang kecil di perut, sehingga pemulihan lebih cepat.“Setelah memberikan ginjal, kualitas hidup donor umumnya sangat baik, karena rajin konsultasi serta menjaga gaya hidup sehat,” ujar itu dibenarkan oleh Agustina yang memberikan satu ginjalnya untuk suaminya, Ishak. Ia telah beberapa bulan hidup dengan satu ginjal, namun kondisinya tetap sehat dan WALUJANI MOEDJIONO Pasangan suami istri, Ishak dan Agustina, saat memberikan testimoni dalam acara virtual media briefing RSCM tentang layanan transplantasi ginjal di era kebiasaan baru, Jumat 18/9/2020.Ishak menuturkan, menderita PGK akibat diabetes dan hipertensi. Setelah beberapa tahun, obat dan diet tak mampu lagi mempertahankan fungsi ginjalnya. Dua anaknya menjadi dokter sehingga bisa diajak diskusi. Ia memutuskan untuk transplantasi karena masih aktif bekerja dan keluarga sangat juga memilih operasi di Indonesia karena meyakini kemampuan para dokter dan perawat. Lima minggu pasca operasi, Ishak sudah bisa beraktivitas gejalaAde, penderita PGK dari Bandung, juga memilih menjalani transplantasi ginjal di RSCM, meski ada yang menyarankan untuk operasi di Singapura. Ginjal Ade bermasalah akibat hipertensi yang tidak 2016, saat menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di tempat kerjanya, dokter menyatakan ada masalah di ginjalnya. Namun ia tidak percaya, karena merasa sehat. Mei 2019, tiba-tiba ia merasa sesak napas dan muntah. Hasil pemeriksaan menunjukkan jantung dan parunya terendam air, sehingga ia sempat harus cuci darah setiap hari. Setelah 15 bulan, ia memutuskan untuk transplantasi Bonar, PGK sering tanpa keluhan klinis berarti. Penderita bisa masih beraktivitas, kemudian tiba-tiba merasa mual, lemas, sesak napas. Setelah diperiksa fungsi ginjal tinggal 15 persen. Diagnosis ditegakkan lewat pemeriksaan laboratorium urine lengkap dan pemeriksaan kadar kreatinin Mantan atlet senam nasional Amin Ikhsan 42 yang menderita gagal ginjal sedang menunjukkan aksesori kenang-kenangan ketika dirinya bergabung di Pelatnas Sea Games Manila 2005 sebagai pelatih, Selasa 11/8/2015, di Kota Bandung, Jawa PGK ditentukan oleh laju rata-rata penyaringan darah di glomerulus GFR. Stadium 1 jika GFR dengan satuan ml/menit/luas m2 permukaan tubuh masih lebih dari 90. Stadium 2 jika 60-89, stadium 3 jika angkanya 30-59, stadium 4 pada 15-29 dan stadium 5 atau GGT jika GFR kurang dari 15. Pada stadium 4 dan 5 dibutuhkan terapi pengganti ini diperkirakan 12,5 persen penduduk Indonesia atau sekitar 30 juta menderita PGK dengan penderita gagal ginjal terminal GGT. Penyebab utama gangguan ginjal adalah diabetes disusul penyakit ginjal menyatakan, kebanyakan pasien menjalani hemodialisis lebih dari 90 persen, transplantasi ginjal 6 persen dan sisanya dialisis 11 RS pusat transplantasi ginjal di Indonesia, selain RSCM ada RS dr Soetomo Surabaya, RS dr Sardjito Yogyakarta, RS dr Saiful Anwar Malang, RS Sanglah Bali, RS dr Moewardi Solo, RS dr M Hoesin Palembang, RS dr Zainoel Abidin Aceh, RS H Adam Malik Medan, RS dr Hasan Sadikin Bandung, RS dr M Djamil transplantasi ginjal di Indonesia adalah masih sangat sedikit orang yang bersedia menjadi Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Endang Susalit yang juga Ketua Indonesian Transplantation Society menyatakan, masalah transplantasi ginjal di Indonesia adalah masih sangat sedikit orang yang bersedia menjadi donor. Sejauh ini hanya ada donor hidup. Belum ada donor jenazah, yakni orang yang semasa hidupnya bersedia menyumbangkan ginjal ketika senada dikemukakan Gerhard Reinaldi Situmorang dari Departemen Urologi FKUI-RSCM. Indonesia jauh tertinggal soal donor Perhimpunan Nefrologi Indonesia Pernefri 2018, dari pasien yang membutuhkan transplantasi ginjal, hanya 108 orang yang bisa menjalani transplantasi ginjal. Untuk itu dilakukan gerakan transplantasi lewat Indonesian Transplantation Initiatives INTI. Yakni, gerakan multidisiplin nasional untuk mengembangkan layanan, pengetahuan dan regulasi transplantasi bagi masyarakat Indonesia dengan membangun sumber daya manusia, peningkatan kualitas hidup pasien donor dan penerima serta penguatan sumber daya lain dalam masyarakat. Tidak hanya untuk ginjal tapi juga transplantasi jantung, hati dan ini, Indonesia masih mengandalkan donor hidup. Sedangkan di luar negeri sudah banyak donor jenazah. Karena itu perlu ditumbuhkan kesadaran untuk membantu sesama dengan menyumbangkan organ tubuh saat kita meninggal dan sudah tidak memerlukan lagi.
August 6, 2019 Transplantasi ginjal menjadi solusi yang diyakini paling efektif untuk menangani penyakit gagal ginjal kronis. Prosedur operasinya merupakah hal yang lumrah dan mudah ditemui di negara-negara maju. Bagaimana di Indonesia? – Hambatan transplantasi ginjal di Indonesia –Meskipun transplantasi ginjal sudah lama dikenal di Indonesia, namun kenyataannya, jumlah operasi yang dilakukan di Indonesia masih kalah bila dibandingkan negara-negara lain. Pertahun diperkirakan bahwa secara nasional pasien yang menjalani transplantasi ginjal hanya berjumlah sekitar 500 orang. Masih sedikit rumah sakit di Indonesia yang mampu melakukan prosedur ini. Berbanding terbalik dengan jumlah pasien yang membutuhkan pasien yang menunggu adanya donor ginjal sangatlah panjang, dan hanya sekitar 20% di antaranya yang akhirnya dapat tertolong. Hal ini diakibatkan karena masyarakat awam masih berpikir bahwa mendonorkan organ tubuhnya merupakan hal yang tabu dan bertentangan dengan kepercayaan yang diyakini. Tidak banyak orang secara sukarela mendonorkan satu ginjalnya tanpa adanya imbalan. Banyak juga yang masih takut hidup dengan satu buah ginjal, padahal para ahli membuktikan bahwa manusia tetap dapat hidup dengan baik meskipun hanya memiliki satu transplantasi ginjalSelain terkendala stigma masyarakat, transplantasi ginjal juga terkendala perkembangan teknologi. Masih banyak rumah sakit yang belum memiliki reagen HLA sendiri. Reagen HLA ini digunakan untuk menguji kecocokan antara pendonor dan penerima ginjal sebelum dilakukannya prosedur transplantasi. Pengecekan harus dilakukan di rumah sakit pusat ibukota yang akhirnya memperlama dilakukannya prosedur. Karena hal ini, banyak pasien akhirnya memilih untuk melakukan transplantasi di luar negeri yang jauh tidak adanya campur tangan pemerintah untuk mengatasi masalah ini. Pertama-tama adalah edukasi pada masyarakat bahwa memiliki satu buah ginjal bukan hambatan untuk menjalani aktivitas normal dan sehat. Bisa juga dengan mengadakan suatu regulasi resmi bahwa seseorang dapat mendonorkan organ tubuhnya setelah meninggal. Sehingga pada akhirnya dapat memutus antrean yang panjang dan memperbanyak cakupan penderita gagal ginjal untuk dapat menjalani transplantasi. Related posts
BPJS Kesehatan telah menanggung biaya transplantasi ginjal. - Transplantasi ginjal sebenarnya bisa jadi pilihan pengobatan bagi pasien penyakit ginjal kronis PGK di Indonesia. Namu karena kurangnya informasi, jumlah transplantasi ginjal di Indonesia sangat lebih sedikit dibandingkan terapi cuci darah. Padahal transplantasi ginjal sebenarnya menjadi pengobatan yang paling murah. Bahkan memberikan kualitas hidup lebih baik bagi pasien PGK. Tak hanya itu, transplantasi ginjal juga telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama Dewan Direksi BPJS Kesehatan Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, MSc., PhD., saat menjadi pembicara dalam webinar perayaan Hari Ginjal Sedunia, Rabu 9/3/2022, yang dihadiri Menurut Ghufron, pengobatan PGK telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan sejak 2014. Ini termasuk dialisis atau cuci darah dan transplantasi ginjal. Penyakit ginjal sendiri hingga saat ini termasuk lima besar yang membebani biaya BPJS Kesehatan. Baca Juga Hati- hati, Hipertensi yang Tidak Terkontrol Dapat Berpengaruh Pada Fungsi Ginjal Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Kemenkes, dari Rp 20 triliun dana yang dikeluarkan untuk biaya tanggungan pengobatan penyakit, sebanyak Rp2,2 triliun di antaranya digunakan untuk penyakit ginjal. "Pelayanan BPJS termasuk transplantasi ginjal, atau lebih dikenal cangkok ginjal, kita bayarkan sekali transplantasi Rp378 juta," ungkap Ghufron. PROMOTED CONTENT Video Pilihan
› Nusantara›Transplantasi Ginjal Pertama... Operasi transplantasi ginjal pertama di RSUP Kandou Manado sukses dilaksanakan di bawah bimbingan RS Cipto Mangunkusumo. Layanan bisa diberikan secara mandiri setelah berhasil menjalankan lima operasi transplantasi. Oleh KRISTIAN OKA PRASETYADI 4 menit baca KOMPAS/KRISTIAN OKA PRASETYADIDirektur Utama RSUP Kandou Manado dr Jimmy Panelewen ketiga dari kiri menggelar konferensi pers hibrida, Sabtu 18/3/2023, di Manado, Sulawesi Utara. MANADO, KOMPAS — Operasi transplantasi ginjal pertama di Rumah Sakit Umum Pusat Prof dr RD Kandou Manado, Sulawesi Utara, sukses dilaksanakan pada Sabtu 18/3/2023 di bawah bimbingan tim RS Cipto Mangunkusumo Jakarta. Rumah sakit rujukan utama di Sulut itu dapat memberikan layanan kesehatan tersebut secara mandiri dalam waktu Utama RSUP Kandou dr Jimmy Panelewen mengatakan, pasien penerima atau resipien ginjal adalah seorang perempuan berusia 22 tahun, sedangkan donornya adalah sang ibu yang berusia 59 tahun. Resipien menderita glomurelonefritis kronis, yaitu peradangan saringan glomeruli pada ginjal, yang kemungkinan diakibatkan virus. Operasi berlangsung selama 4,5 jam sejak pukul Wita dan dikerjakan oleh tujuh dokter dari beragam spesialisasi. Kondisi pasien pascatransplantasi pun baik. Setelah 30 menit, pasien mampu mengeluarkan urine sebanyak 600 mililiter ml, kemudian ml setelah 3 jam. Itu setara volume normal air seni orang dewasa dalam untuk operasi ini ditanggung BPJS Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Menurut Jimmy, untuk pasien umum, biaya bisa mencapai Rp 450 OKA PRASETYADIRSUP Kandou menjadi rumah sakit pertama di wilayah timur Indonesia yang berhasil melaksanakan transplantasi ginjal.”Ini adalah operasi transplantasi ginjal perdana di Indonesia bagian timur. Sebenarnya sudah lama direncanakan sebelum pandemi. Setelah pandemi mereda, kita segera akselerasi karena layanan uro-nefro ginjal adalah prioritas Kementerian Kesehatan dalam layanan yang harus ditransformasi, seperti kanker, jantung, dan stroke,” tutur melanjutkan, layanan uro-nefro sangat mendesak di Sulut karena prevalensi kasus gagal ginjal yang tinggi. Data Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan, 5 persen dari keseluruhan kasus gagal ginjal kronis nasional berasal dari Juga Transplantasi Ginjal Meningkatkan Kualitas HidupJika RSUP Kandou bisa melaksanakan transplantasi ginjal secara mandiri, warga Sulut diharapkan tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta. Sebab, sekalipun biaya sudah ditanggung BPJS, keluarga yang menjaga pasien harus tetap mengeluarkan biaya tiket dan kehidupan sehari-hari.”Belum lagi kalau daftar tunggu operasi transplantasi panjang. Itu bisa sangat merugikan pasien. Jadi, RS Kandou hadir untuk masyarakat Sulut, juga provinsi di sekitar Sulut. Warga di sana bisa memanfaatkan layanan ini,” OKA PRASETYADIAnggota staf Departemen Medik Urologi RS Cipto Mangunkusumo, dr Nur Rasyid kiri, dan Wakil Ketua Tim Transplantasi Ginjal RSCM dr Maruhum Bonar Hasiholan Marbun menghadiri konferensi pers di RSUP Kandou Manado, Sulawesi Utara, Sabtu 18/3/2023. Dalam operasi perdana yang dinilai monumental itu, tim dokter RSUP Kandou diawasi dokter-dokter dari RS Cipto Mangunkusumo RSCM selaku rumah sakit pengampu layanan uro-nefro anggota staf Departemen Medik Urologi RSCM, dr Nur Rasyid, dokter-dokter dari RSUP Kandou telah mempersiapkan operasi ini dengan belajar di fasilitas studi pengampuan itu mencakup seluruh aspek, dari persiapan resipien dan donor, administrasi, hingga latihan transplantasi pada manekin dan menggunakan ginjal babi. ”Di situ, dokter dari RSUP Kandou latihan menyambung pembuluh darah. Kami menggunakan ginjal babi karena bentuknya mirip dengan ginjal manusia,” kata lain yang dikembangkan dalam pelatihan tersebut adalah kerja sama tim lintas spesialisasi, dari urologi, penyakit dalam, radiologi, bedah, dan anestesi. Perawat pun harus dibangun keahliannya agar dapat memastikan kesehatan pasien sejak sebelum hingga setelah Kandou hadir untuk masyarakat Sulut, juga provinsi di sekitar Sulut. Warga di sana bisa memanfaatkan layanan OKA PRASETYADISpanduk imbauan untuk mengenakan masker dipasang di gedung Instalasi Pusat Kardiovaskular dan Otak Rumah Sakit Umum Pusat Prof dr RD Kandou, Manado, Selasa 8/9/2020.Setelah berhasil melaksanakan transplantasi ginjal hingga lima kali, baru RSUP Kandou nantinya bisa memberikan layanan ini secara mandiri tanpa pengawasan RSCM. RSUP Kandou akan menjadi RS pengampu paripurna karena bisa memberikan layanan perawatan terhadap sembilan penyakit prioritas yang ditetapkan itu, RSUP Kandou telah menyiapkan dua pasang resipien-donor untuk dioperasi dalam waktu dekat. Sudah ada tim transplantasi untuk mempersiapkan calon Ketua Tim Transplantasi Ginjal RSCM dr Maruhum Bonar Hasiholan Marbun mengatakan, operasi transplantasi ginjal bisa sangat melelahkan untuk tim dokter. Mereka harus siap kapan saja untuk memantau keadaan pasien pascatransplantasi. Konsumsi obat pun bisa berlangsung sampai 1 sejauh ini, data keberhasilan transplantasi di Indonesia cukup baik. ”Tidak beda jauh dengan, misalnya, Singapura. Setahun pascatransplantasi, fungsi ginjal pasien di sana mencapai 99 persen, sedangkan di Indonesia 92 persen. Setelah 10 tahun, di Indonesia 87 persen, di luar negeri 90 persen,” FATHONIPetugas medis membawa pasien yang akan dilayani di Departemen Radiologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo RSCM, Jakarta Pusat, Senin 24/2/2020. Kendati begitu, waktu tunggu untuk pasien bisa cukup lama, paling cepat 3-6 bulan. ”Tergantung rumah sakitnya juga. Kalau di RSCM, pasiennya sudah sangat banyak. Di RSUP Kandou, kebetulan sudah bisa pakai BPJS sehingga kemungkinan akan banyak pasien,” kata Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang Rumah Sakit Pusat Nasional RSCM Sumariyono menyambut baik keberhasilan operasi transplantasi perdana di Manado. Ia menyatakan pihaknya berkomitmen untuk membantu RSUP Kandou menjadi RS pengampu Juga Transplantasi Ginjal, Terapi Paling Ideal untuk Gagal GinjalPelaksana Tugas Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Sunarto mengatakan, penetapan rumah sakit pengampu nasional adalah bagian dari visi transformasi layanan kesehatan. Rumah sakit vertikal yang berada langsung di bawah kementerian, seperti RSUP Kandou, diharapkan bisa memberi layanan terbaik.”RS pengampu harus bisa memberikan pelayanan yang selevel dengan negara tetangga. Di samping itu, juga harus mampu memberikan pengetahuan untuk rumah sakit di sekitarnya, sekaligus menjadi tempat penelitian untuk meningkatkan mutu layanan,” tuturnya.
transplantasi ginjal di indonesia